10 Seni Meyakinkan Orang Lain
- Belajarlah mengingat nama-nama orang yang anda kenal. Kalau tak bisa mengingat nama-nama-nya, ini menandakan perhatian anda tidak cukup.
- Jadilah orang yang menyenangkan, supaya anda tidak kaku. Jadilah orang yang luwes.
- Milikilah sifat2 santai, supaya anda tak gampang gelisah.
- Jangan memusatkan perhatian kepada “aku” anda. Jangan menimbulkan kesan anda ingin dianggap mahatahu.
- Kembangkanlah sifat mengasyikan sehingga orang lain bisa memperoleh untung karena bergaul dengan anda.
- Usahakan supaya unsur-unsur yang “tak enak” dalam diri anda dilenyapkan.
- Berusahalah menyembuhkan atau melenyapkan salah paham yang pernah dan masih ada. Buanglah kejengkelan-kejengkelan anda.
- Milikilah kebiasaan menyukai orang lain.
- Jangan mengabaikan kesempatan untuk memuji orang atas keberhasilannya, atau menyatakan simpati kepada orang yang mengalami musibah dan kemalangan.
- Berilah semangat kepada mereka, maka mereka akan bersimpati kepada anda.
Inilah rumus sukses yang dibuat Presiden Lyndon Johnson, yang dibangun lama sebelum ia terpilih menjadi seorang Presiden. Dengan rumus inilah lebih mudah bagi Johnson untuk mendapatkan dukungan suara dari Kongres saat itu.
Sumber : The Magic Of Thinking BIG
Incoming search terms for the article:
- Cara meyakinkan orang lain
- cara meyakinkan orang
- tips meyakinkan orang lain
- Tips meyakinkan orang
- meyakinkan orang
- kiat meyakinkan orang
- tip meyakinkan orang
- bagaimana cara meyakinkan orang
- cara meyakinkan ornag
- Meyakinkan orang lain







December 4th, 2009 at 10:19 am
kalo bisa….
lebih dijelaskan dunk gmn kalimat2 yang baik bwat dapat meyakinkan orang gak anya triknya saja….
[Reply]
December 5th, 2009 at 12:42 pm
Sahabat Nana…, saya pikir dari segi redaksional bahasa/kalimat, sangatlah situasional. Kalimat pujian yang diungkapkan seorang sales kepada calon pembelinya, akan sangat berbeda dengan pujian dari sorang atasan kepada bawahannya. Begitupun sikap empati seorang calon pemimpin untuk mempengaruhi calon pemilihnya, akan sangat berbeda dengan seorang pedagang yang berharap orang banyak menggunakan produk yng dimilikinya. Tapi yang jelas kalimat2 yang tulus dan tidak menipu, akan lebih menyentuh hati orang, dibandingkan dengan kalimat2 yang hanya berharap suatu imbalan tertentu, walaupun itu sangat sederhana. Dan perlu diingat bahwa sikap kita yang membuat orang lain lebih berharga, jauh lebih penting dari hanya sekedar kata2. Orang akan melupakan apa yang Anda katakan. Orang akan melupakan apa yang Anda lakukan. Tapi, orang TIDAK akan pernah lupa bagaimana Anda membuat mereka berarti.
[Reply]
March 10th, 2010 at 8:15 am
makasih masukannya.. harap dibahasakan lebih detail.. sy tunggu di email sy..
terima kasih sebelumnya..
[Reply]