Mario Teguh:I Wirte The Song
Sahabat Indonesia, Sungguh sangat membanggakan Indonesia memiliki putra terbaik seperti Pak Mario Teguh ini. Dari hari kehari saya dan istri dibuat kagum dengan pembawaan ceramah2-nya yang ringan, mudah dimengerti tapi sangat mendalam dan tidak terkesan mengurui. Pada setiap untaian katanya sangat berbobot dan mengena dalam kehidupan sehari-hari. Andaikata rakyat Indonesia beserta dengan pejabat-pejabat negara bisa menyimak ceramah2 Pak Mario Teguh secara continue, saya yakin keadaan Indonesia yang sedikit gelap dalam tanda kutif lambat laun akan tercerahkan. Penampilan Pak Mario Teguh hari minggu kemarin di MetroTV membawakan topik “I Wirte The Song” berikut ringkasan materinya
Keindahan melodi kehidupan didapati pada hati yang damai. Karena hati yang damai adalah kekayaan yang utuh adalah tempat bersandarnya semua kekayaan.Keindahan melodi kehidupan Anda menentukan lirik harian Anda. Apa yang Anda katakan kepada diri Anda sendiri, pasangan hidup, anak-anak dan teman. Ada orang yang liriknya penuh kemarahan, perendahan serta menikmati kesalahan orang lain.
Kalau kita mengusulkan suatu ide dan ditolak, jangan keluhkan yang menolak dan jangan ubah idenya. Tetapi perbaikilah orang yang menyampaikannya. Karena ide yang sama bila disampaikan oleh orang yang lebih dihormati dapat diterima tanpa penolakan. Jadi penolakan adalah pemberitahuan agar kita harus memperbaiki diri.
Sebuah dinding adalah sebuah pintu yang belum dibuat. Dengan demikian kita melihat segala sesuatu sebagai yang mungkin kita lalui asal kita bersedia menjadi pribadi yang baru.
Siapapun dia kalau dia memperbaharui dirinya akan tetap muda. Seseorang yang berusia 26 tahun tetapi malas maka dia disebut tua. Sebaliknya yang berusia 64 tahun dan masih belajar mendapat predikat masih muda.
Tidak ada orang yang bisa mencapai kualitas tertingginya tanpa sebuah kecintaan.
Jika Anda mencintai seseorang maka bangunlah rumah Anda di dalam hatinya. Jikalau kita melihat pasangan yang kita cintai sebagai sebuah tempat kediaman maka kita akan memperlakukannya dengan penuh hormat.
Inilah contoh dari do’a untuk berbuat kebaikan bagi orang yang kita cintai: “Tuhan, Engkau Maha Kaya dan Maha Memungkinkan. Kalau Engkau ijinkan aku maka Engkau akan mencukupkan sekecil-kecilnya kemampuanku untuk mencapai sebesar-besarnya hasil guna kebaikan orang yang aku cintai.
Setiap kita diijinkan untuk meminta apapun oleh Tuhan. Kalau begitu mengapa kita membatasi yang kita minta? Jadi kenalilah keindahan hak Anda lalu minta. Setelah itu pantaskanlah diri Anda bagi hadiah-hadiah yang baik dari langit.
Suatu keberhasilan bukan semata-mata perihal Tinggi, Besar dan Uang tapi seyogyanya berhubungan dengan Kebaikan. Jadilah orang yang tinggi pangkatnya , besar pengaruhnya dan banyak uangnya dengan tetap berpredikat baik.
Kesungguhan kita untuk mencapai keberhasilan adalah kesetiaan kepada yang benar. Karena orang yang setia kepada yang benar telah mengobati penyakit yang belum datang , telah menyelesaikan masalah yang belum datang. Orang yang tidak jujur di masa mudanya tidak punya solusi bagi tuntutan di masa tuanya.
Orang-orang yang melayani meletakkan dirinya di bawah dan bukan di atas. Jadi tidak ada orang yang bisa sombong kalau dia tahu tugasnya untuk mengangkat orang lain.
Orang yang hatinya bernyanyi akan berani mengambil kesempatan.
Mengambil kesempatan adalah hal yang wajar karena kita tertarik kepada keberhasilan. Semua kepandaian, upaya, doa dan kebaikan kita pada orang lain adalah untuk mencegah kesalahan.
Mengambil kesempatan itu indah. Lalu kita berdoa, bekerja, belajar, sekolah supaya kita terhindar dari berbuat kesalahan. Kalaupun terjadi kesalahan itu berarti tanda kita disuruh menangani tugas yang lebih besar. Karena Tuhan tidak mengijinkan kesulitan yang melebihi kemampuan kita untuk menyelesaikannya. Masalah itu adalah anak tangga maka sambutlah kemungkinan-kemungkinan Anda dan bernyanyilah.
Anda menyanyi bukan karena Anda gembira tetapi Anda menyanyi supaya Anda bergembira.
Seorang yang pemimpin itu adalah pelayan bagi orang yang dipimpinnya, seyogyanya berkata: Aku ada di telapak kakimu, bukan untuk menentukan arah jalanmu. Tetapi untuk mencegahmu dari tergelincir dan melunakkan jatuhmu.
Sebaiknya seorang suami sedikit berkata ‘tidak’ supaya ketika dia mengatakan ‘tidak’ maka istrinya betul-betul mendengarkannya.
Semakin banyak kita mengeluarkan kata-kata maka semakin turun nilainya kecuali kata-kata yang dikeluarkan bernilai. Berhentilah bicara apabila sudah tidak ada yang baik yang bisa dikatakan.
Melihatlah melalui mata yang lebih muda, yang lebih ramah terhadap perubahan dan bersemangat menyambut kemungkinan-kemungkinan masa depan.
Tenagailah diri Anda dengan melihat segala sesuatu dari mata yang lebih ramah terhadap kemungkinan baik.
Orang yang menikmati penderitaan orang lain akan masuk dalam penderitaan yang sama.
Bila yang Anda lakukan adalah sesuatu yang berguna bagi orang lain dan kemudian Anda menyampaikannya dengan kepedulian bagi keberhasilan mereka. Dengan disertai dengan sinar mata, suara dan wajah yang menyayangi, apakah ada orang yang sampai hati untuk menolak anda?
Mudahkanlah kehidupan orang lain dengan penuh kasih sayang,
lalu perhatikanlah apa yang terjadi
Super Sekali
Terimakasih Pak Mario Teguh, sambil berusaha melakukan apa yang telah dinasehatkan, kami akan selalu merindukan pencerahan-pencerahan berikutnya.






December 16th, 2008 at 11:23 pm
Salam super!
Wah ada fansnya pak Mario Teguh nih.
Salam kenal
Salam super!
[Reply]
December 17th, 2008 at 11:07 pm
kita belajar bukan melulu supaya pinter, tetapi supaya paham bagaimana belajar yg baik dari kehidupan………….. makasih bos atas kunjungannya
[Reply]