Kesungguhan Berdo’a
Ia (Tuhan) tidak bermaksud menunda untuk mengabulkan-Nya bagi orang yang selalu berdo’a sampai yang berdo’a merasa pustus asa. sesungguhnya Allah mengabulkan do’a seseorang sesuai yang Ia kehendaki, bukan sesuai yang engkau inginkan, pada waktu yang Ia inginkan bukan pada waktu yang engkau suka. (Ibnu Atha’illah Asakandari)
Berusaha dan terus berdo’a itulah yang harus dilakukan. Berputus asa mendapatkan rahmat Allah SWT harus dijauhkan. Dan perlu kiranya kita pahami, tentu do’a yang dikabulkan adalah do’a orang-orang yang sesuai dengan keinginan Allah SWT. Dan waktu kedatangannya pun sesuai dengan keinginan Allah SWT. Begitulah syair yang dinyatakan Ibnu Atha’illah diatas.
Mungkin ada diantara kita yang menghentikan do’a karena terasa do’a belum juga dikabulkan. Pantaskah kita merasa lelah berdo’a kepada Allah SWT? Bukan-kah Ia menerima setiap permohonan dari hamba-Nya? (QS.40-60). Tentu tidak mudah memahami kenapa do’a belum dikabulkan Allah SWT. Lalu perlulah kita renungkan kembali apa saja yang kita minta pada Allah SWT?, apakah permintaan itu hal duniawi semata atau untuk akhirat?, apakah do’a kita dibarengi dengan usaha yang kuat?. Jika telah berdo’a dan berusaha dengan sungguh-sungguh maka kehendak Allah akan berlaku. Insya Allah.






July 4th, 2009 at 3:19 am
Amien, semoga dengan berdoa terus menerus bisa dikabulkan
[Reply]