Mario Teguh Golden Ways 21 Juni 2009 : Dunia ini Memang Tidak Adil, Tapi Masih Bisa Negosiasi
Sahabat Indonesia, Izinkan kami untuk kembali mengetengahkan resume dari acara Mario Teguh Golden Ways MetroTV edisi Ahad, 21 Juni 2009.
Edisi Mario Teguh Golden Ways (MTGW) kali ini membawakan tema Dunia ini Memang Tidak Adil, Tapi Masih Bisa Negosiasi. Banyak orang mengeluhkan ketidak-adilan kehidupan, tanpa mengetahui bahwa sebetulnya kita masih bisa bernegosiasi untuk kebaikan kita dan keluarga. Acara ini dibuka dengan suara emas-nya Harvey Malaiholo dengan lagu SHE. Berikut resume yang bisa kami catat:
Kita akan mendapatkan apapun kalau kita tahu caranya menjadi pribadi yang disetujui. Kata yang menandakan persetujuan adalah kata ‘Ya’. Orang yang mudah mendapatkan ‘Ya‘ hidupnya akan mudah, tetapi banyak orang yang mudah mendapatkan ‘Tidak’.
Ada 5 Langkah besar yang harus dilakukan untuk menjadi pribadi yang disetujui:
- Tell Well -> Dari keadaan apapun hidup kita, kita akan jauh lebih baik kalau kita bicara lebih baik. Setelah diberitahu belum tentu orang setuju, maka…
- Sell Well -> Jual lebih baik, hampir sama dengan Tell tapi Sell membuat orang setuju yang tidak seyogyanya setuju, ada niatan khusus untuk mempengaruhinya.
- Repeat -> Ulangi, apabila kita ditolak, maka ulangi. Siapapun akan berhasil kalau dia mengulangi lebih lama, daripada orang yang mengulangi penolakannya.
- Reposition-> Ubahlah posisi anda, mungkin dia melihat sisi buruk kita, lakukan perubahan supaya dia melihat sisi baik kita. Kalau masih ditolak, maka gunakan…
- Compromation-> Temukan satu titik yang bisa kita setujui bersama.
Win-win solution sesungguhnya tidak pernah ada, ini hanya ilusi. Tidak mungkin kita berdagang besaran keuntungan dengan partner kita sama, ini tidak akan pernah terjadi. Tetapi negosiasi itu indah sekali, sehingga orang yang untung 500 dengan yang untung 1000 bisa merasa sama-sama untung.
Jadi win-win sebetulnya adalah sikap, bukan timbangan. Yang untungnya lebih kecil, merasa bahwa dirinya pantas menerima sebesar itu, dan mensyukuri apa yang didapat. Sementara dia juga tidak iri kepada partnernya yang mendapatkan lebih besar, karena dia menilai konstribusi partnernya lebih besar dari dia. Kalau kita mau bersikap seperti ini, maka akan damai sekali mengenai pengertian win-win.
Kalau orang lain tidak bisa menolak keinginan kita, apa yang kita minta pasti akan dilakukan-nya. Selama kita tahu cara-nya dan orang tidak bisa mengatakan ‘Tidak’, berarti dia setuju dengan kita. Terkadang cara-cara yang digunakannya tidak lazim, dan kata-katanya tidak masuk akal, tetapi orang mau menyetujuinya.
Jika ada orang yang bergembira ketika ditolak, berarti dia sering menang kalau ditolak.
Pesonal Style sangat menentukan arah hidup kita, ada orang yang kelihatannya seperti lampu 5 watt, ada orang yang kelihatannya seperti lampu 1000 watt, ini disebut personal style dan orang tua sangat berperan dalam mendidikan rasa gagah kepada anak-anaknya. Untuk itu tanamkan kepada anak-anak anda, jika ingin menjadi orang besar bersikaplah seperti orang besar.
Kualitas kepemimpinan kita adalah syarat minimal bagi rizki, jangan menggantungkan rizki kepada siapa yang terpilih nanti. Bahkan siapapun yang terpilih tidak ada hubungannya dengan rezeki kita. Semua ini hanya syarat minimal, supaya hutan tidak digunduli, sungai tdak dicemari, pulau tidak dicuri selebihnya adalah tanggung jawab pribadi untuk berezeki baik. Jangan gantungkan kepada siapapun yang terpilih, gantungkan pada sebaik mungkin pribadi yang berezeki baik.
Eksekutif wanita memang mengalami beberapa hal yang tidak dihadapi pria. Contoh-nya wanita cantik pandai, terkadang harus tampil tidak begitu pandai dihadapan pria. Karena pria takut sekali kepada wanita yang pandai. Mulialah wanita yang bersedia membuat orang lain lebih hebat, dan mengurangkan dirinya.
Berapa banyak wanita yang lebih pandai dari suaminya membiarkan suaminya yang maju. Wanita yang mengalami hal ini sebetulnya tidak perlu mengeluh, karena kemampuan wanita untuk menerima perlakuan kurang itu telah berabad-abad dilatihkan dalam kehidupan.
Yang harus dilakukan oleh wanita adalah:
- Tidak tertawa waktu pria jelek bercanda tentang wanita, wanita yang tertawa bersama pria yang merendahkan wanita, dia akan direndahkan.
- Tidak berkomentar tentang perendahan pada wanita.
- Jangan bergaul dengan wanita perokok, yang mengepulkan asap rokok-nya tinggi2. Ini tidak hanya berlaku bagi wanita tetapi juga pria, hal ini menandakan dia ingin lebih tinggi dari orang lain.
Wanita akan menjadi sangat mulia apabila dia memuliakan dirinya.
Jangan megharuskan hasil, apapun hasil yang didapat itu kewenangan Tuhan. Jangan marahi diri, apabila belum diberikan hasil oleh Tuhan. Kita itu hanya pemilik proses. Jadi muliakan diri dengan menjadi ahli dalam proses kita. Jadilah semulia-mulianya wanita sebagai anak dari orang tua kita, sebagai pendamping dari suami kita, dan sebagai pengisi kehidupan secara keseluruhan.
Kita tidak harus menjadikan anak itu nomor satu, tetapi bangunlah anak dengan kebiasaan seperti juara. Yaitu bangun pagi, tampil rapi, bicara santun dan anggun, belajar dengan baik. Tidak harus dia juara, tetapi itu yang membuatnya juara dalam kehidupan.
Banyak orang yang di sekolahnya juara, tapi mereka bekerja untuk pendapatan kecil. Tetapi banyak anak dari orang tua yang mengerti bahwa anaknya dibangun bukan dari kepandaian menghapal, tetapi sikap terbaik sebagai perwira dimasa depan. Dan rata-rata mereka berhasil pada kehidupan masa depannya.
Integritas adalah kesetiaan kepada yang benar. Banyak orang merasa bisa melakukan sesuatu yang salah untuk membangun kehidupan yang benar. Menyekolahkan anaknya dengan uang haram, membangunkan rumah buat keluarganya dengan uang yang tidak berkah.
Sebagai negosiator ulung dalam kehidupan ini, jangan pernah menawar kebenaran. Telah banyak orang bisa selamat tanpa menyuap, telah banyak orang menjadi hebat dan kaya tanpa mencuri. Hanya karena banyak orang mencuri, tidak menjadikan mencuri benar.
Jadi kalau begitu tetaplah setia kepada yang benar, serahkanlah bayarannya kepada Tuhan, karena semua orang yang memberi uang kepada kita, sebetulnya hanya juru bayar, pemegang rekening utamanya adalah Tuhan.
Karir atau pekerjaan itu bukan karirnya yang baik, karir yang baik adalah yang bisa menjadikan seseorang menjadi orang besar. Jadi kalau kita mencintai pekerjaan, karena pekerjaan itu menjadikan kita menjadi pribadi yang lebih besar.
Dalam proses ini terkadang kita dzalim kepada diri sendiri dan kepada orang lain, tidak mungkin pekerjaan seperti ini menjadikan diri kita menjadi orang besar.
Apapun pekerjaannya sekecil apapaun itu, Tuhan itu sangat berwenang untuk membesarkan orang baik. Jadi apapun pekerjaannya berlaku adil-lah kepada diri sendiri. Jadikanlah apapun pekerjaan kita pembaik kehidupan kita.
Kalau kehidupan kita sekarang adalah memperjuangkan persetujuan, kita mau belajar teknik apapun. Perlu diingat bahwa semua teknik harus mengendap dan menyerap dalam pribadi anda. Pastikan anda tumbuh menjadi pribadi yang mudah disetujui.
Jadikanlah diri anda menjadi pribadi yang mudah disetujui. Lalu perhatikan apa yang terjadi.
Demikianlah resume acara Mario Teguh Golden Ways dengan Topik “Dunia ini Memang Tidak Adil, Tapi Masih Bisa Negosiasi“. Jika sekiranya didapati kekurangan, sudilah kiranya para sahabat meluangkan waktu untuk mengoreksi serta menyempurnakannya.
Bagi sahabat yang ingin mendengarkan rekaman audio mp3 dari nasihat-nasihat Pak Mario Teguh, sobat bisa mendapatkannya di halaman Super Download.


















June 24th, 2009 at 5:06 am
Pretty good post. I just stumbled upon your site and wanted to say
that I’ve really enjoyed browsing your blog posts. Anyway
I’ll be subscribing to your blog and I hope you post again soon!
[Reply]